Apa Saja Lowongan Kerja di Korea Selatan?

shares |

Banyak hal yang dapat dilakukan orang untuk mengubah nasib, salah satunya dengan mencari peluang karir di luar negeri. Korea menjadi salah satu tujuan yang cukup menjanjikan untuk para calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Korea Selatan telah mencapai rekor pertumbuhan yang luar biasa baik. Terlebih gaji yang ditawarkan juga menjanjikan, sehingga bursa pasar kerja ke Korea pun menjadi rebutan.

Sumber: ANTARA Foto

Sebagai tindak lanjut kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Korea Selatan, serta berdasarkan  perjanjian yang ada antara Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Kementerian Perburuhan Republik Korea Selatan tentang Penempatan TKI ke Korea, pendaftaran hanya bisa melalui program Government to Government (G to G). 

Kini para pencari kerja juga harus mematuhi sistem Employment Permit System (EPS). Di bawah Mekanisme EPS, calon TKI harus mengikuti model rekruitmen Sistem Poin, yang dilakukan oleh Human Resources Development Service of Korea (HRD Korea). Hal ini berdasarkan surat HRD Korea, bahwa Program G to G ke Korea memiliki sistem poin, yaitu pelamar akan dinilai bukan hanya terbatas pada kemampuan Bahasa Korea, tetapi termasuk juga pengalaman kerja atau kemampuan atau keterampilan pada bidangnya.

Ada beberapa sektor industri yang dapat Anda masuki untuk menjadi TKI di Korea. 

Lowongan Kerja di Sektor Manufaktur



Sektor manufaktur adalah sektor yang proses kerjanya menggunakan peralatan modern, seperti mesin dengan alat berat. Manajemen kerja pada industri ini juga tertata dan terukur untuk melakukan transformasi barang mentah menjadi barang jadi. Nantinya, barang-barang produk manufaktur adalah produk yang sering kita jumpai sehari-hari setelah nantinya siap dipasarkan.

Ada 26 jenis pekerjaan pada sektor manufaktur di Korea, yaitu:
  • Industri produk makanan
  • Industri minuman
  • Industri produk dari tembakau
  • Industri tekstil, kecuali pakaian
  • Industri pakaian, buku, dan aksesoris pakaian
  • Kulit dan barang dari kulit, pembuatan koper dan alas kaki
  • Industri produk-produk dari kayu dan gabus, kecuali mebel
  • Pembuatan bubur kertas, kertas dan produk-produk dari kertas
  • Percetakan dan reproduksi rekaman media
  • Pembuatan batu arang, batubara, dan briket bahan bakar batubara muda, serta produk pengilangan minyak
  • Pembuatan bahan kimia dan produk kimia, kecuali obat-obatan dan bahan kimia obat
  • Pembuatan obat-obatan, bahan kimia obat dan produk-paroduk dari nabati
  • Pembuatan produk-produk dari karet dan plastik
  • Pembuatan produk-produk dari mineral non logam lainnya
  • Industri bahan baku logam
  • Industri barang dari logam, kecuali mesin dan perabotan
  • Pembuatan komponen elektronik, komputer, radio, televisi dan peralatan komunikasi dan instrumen
  • Industri alat kesehatan, alat ketelitian dan optik, jam tangan dan jam
  • Pembuatan peralatan listrik
  • Pembuatan mesin dan peralatan lainnya
  • Industri kendaraan bermotor, trailer dan semitrailer
  • Pembuatan peralatan transportasi lainnya
  • Pembuatan perabotan mebel
  • Industri lainnya
  • Daur ulang limbah logam dan non logam dan bekas pakai
  • Daur ulang limbah logam dan bekas pakai


Untuk mendaftar pada lowongan ini, ada beberapa kualifikasi yang harus Anda penuhi.

Kualifikasi Umum

  • Berusia 18-39 tahun saat mendaftar 
  • Pendidikan minimal SLTP atau sederajat, diutamakan SMK atau SMA
  • Tidak buta warna
  • Tidak cacat jari atau amputasi
  • Tidak sedang dicekal bepergian ke Luar Negeri
  • Belum pernah dihukum penjara atau hukuman yang lebih berat
  • Tidak memiliki catatan deportasi atau keberangkatan dari Pemerintah dari Republik Korea
  • Tidak memiliki riwayat penyakit Tubercholosis (TBC), Hepatitis dan Shypilis.
  • Memiliki alamat email pribadi yang masih aktif
  • Memiliki nomor rekening tabungan, disarankan dengan buku tabungan BRI Simpedes TKI


Ada pula kualifikasi khusus yang sifatnya tidak wajib. Namun hal ini dapat menjadi nilai plus bagi pendaftar apabila memiliki pengalaman kerja/sertifikat pelatihan/sertifikat kompetensi sesuai bukti dokumen yang dimiliki, dengan menyerahkan setelah lolos Ujian Tahap I Sistem Poin EPS dengan total pon 5.

Kualifikasi Khusus

  • Pengalaman kerja 1 tahun atau lebih yang terkait dengan 26 jenis pekerjaan sektor manufaktur yang tertuang dalam SPAS (terlampir), dengan nilai poin 3.
  • Sertifikat pelatihan kejuruan sektor manufaktur (salah satu atau lebih dari 26 jenis pekerjaan) dengan lama pelatihan 120 jam pelatihan atau lebih, dengan nilai poin 1
  • Sertifikat nasional atau sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh LSP/BNSP skema manufaktur oleh BNSP, dan atau Sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diterbitkan oleh Direktorat Bina Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Kementerian Tenaga Kerja dan atau lembaga yang diberikan mandat untuk itu, dengan nilai poin 1

Lowongan Kerja di Sektor Perikanan


Walau di Indonesia juga banyak sekali lahan pekerjaan di bidang perikanan, tetapi ada masalah prinsipal seperti gaji yang sangat berbeda untuk jenis pekerjaan yang sama di Indonesia. Hal ini yang menyebabkan banyaknya TKI yang mendaftar sebagai tenaga kerja sektor perikanan di luar negeri. 

Meskipun begitu, untuk bekerja di sektor perikanan, calon TKI juga harus siap mental dan fisik yang kuat. Pasalnya, kadangkali jam kerja untuk sektor pekerjaan ini tidak teratur, misalnya akan ada lembur-lembur di luar jam formal Anda dan bisa jadi Anda terkena mabuk laut karena tidak berada di daratan cukup lama. Selain itu ada juga persyaratan umum yang harus dipenuhi sebelum Anda melamar.

Kualifikasi Umum

  • Berusia 18-39 tahun saat mendaftar 
  • Pendidikan minimal SLTP atau sederajat dan memiliki pengalaman kerja bidang perikanan atau memiliki pelatihan bidang perikanan atau memiliki sertifikat nasional/ kompetensi bidang perikanan
  • Pendidikan minimal lulusan SUPM (Sekolah Usaha Perikanan Menengah) atau SMK Perikanan bagi yang belum memiliki pengalaman kerja bidang perikanan
  • Memiliki sertifikat keselamatan kerja atau Basic Safety Training (BST) Bidang Perikanan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan/Lembaga lain yang diakreditasi oleh Kementerian Perhubungan
  • Tidak buta warna dibuktikan dengan surat keterangan dokter
  • Tidak memiliki cacat jari tangan dan kaki atau amputasi
  • Tidak sedang dicekal bepergian ke Luar Negeri
  • Belum pernah dihukum penjara atau hukuman yang lebih berat.
  • Tidak memiliki catatan deportasi atau keberangkatan dari Pemeintah dari Republik Korea
  • Tidak memiliki riwayat penyakit Tubercholosis (TBC), Hepatitis dan Shypilis.
  • Memiliki alamat email pribadi yang masih aktif
  • Memiliki nomor rekening tabungan atas nama pribadi yang masih aktif

Selain itu, ada dua lowongan kerja yang akan ada di sektor perikanan, yaitu khusus budidaya perikanan dan penangkapan ikan. Perbedaan dari dua pekerjaan ini adalah, pada budidaya perikanan akan fokus dalam pengembangan produksi, sarana dan prasarana, pembenihan dan kesehatan lingkungan, dan hal-hal lain untuk membudidayakan sektor ini. Sedangkan, untuk penangkapan ikan akan fokus dalam mengoordisikan sarana dan logistik untuk penangkapan ikan dan memonitor pelaksanaannya.

Berikut kualifikasi khusus untuk budidaya perikanan.

Kualifikasi Khusus Budidaya Perikanan

Diutamakan minimal memiliki salah satu kualifikasi khusus di bawah ini:
  • Memiliki pengalaman kerja di dalam atau di luar negeri selama 1 tahun atau lebih di bidang Budidaya Perikanan, dibuktikan dengan:
  1. Bagi yang memiliki pengalaman kerja dan memiliki Surat keterangan pengalaman kerja dari perusahaan tempat bekerja, mengunggah surat keterangan pengalaman kerja dan mengisi formulir yang ada
  2. Bagi yang memiliki pengalaman kerja tetapi tidak memiliki surat keterangan pengalaman bekerja dapat mengisi formulir lainnya dengan mencantumkan 2 orang dari tempat bekerja sebagai penjamin dengan tanda tangan di atas materai Rp.6.000, serta dilampirkan salinan ID/ KTP/ Paspor penjamin dan kontaknya
  3. Bagi yang memiliki pengalaman bekerja di luar negeri wajib melampirkan sertifikat pengalaman kerja, VISA Kerja Bidang Perikanan dan cap imigrasi serta mengisi formulir
  • Memiliki surat keterangan pelatihan vokasional/ kejuruan di bidang budidaya perikanan yang dikeluarkan
  • Memiliki sertfikat oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Kelautan dan Perikanan (LSP-KP)/ Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)/ Institusi Pemerintah, dengan harus mencakup nama lembaga penyelenggara pelatihan, materi
  • pelatihan, dan jumlah jam pelatihan (minimal 120 jam)
  • Memiliki sertifikat nasional di bidang budidaya perikanan yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Kelautan dan Perikanan (LSP-KP) atau Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)

Kualifikasi Khusus Penangkapan Ikan

Berikut kualifikasi khusus untuk penangkapan ikan.

Diutamakan minimal memiliki salah satu kualifikasi khusus di bawah ini:

  • Memiliki pengalaman kerja di dalam atau di luar negeri selama 1 tahun atau lebih di bidang penangkapan ikan, dibuktikan dengan:
  1. Bagi yang memiliki pengalaman kerja dan memiliki surat keterangan pengalaman kerja dari perusahaan tempat bekerja, mengunggah surat keterangan pengalaman kerja atau Keterangan Berlayar pada Buku Pelaut (pada lembar penyijilan / keterangan berlayar) dan mengisi formulir
  2. Bagi yang memiliki pengalaman kerja tetapi tidak memiliki surat keterangan pengalaman bekerja, mengisi formulir lainnya dengan mencantumkan 2 orang dari tempat bekerja sebagai penjamin dengan tanda tangan diatas materai Rp.6.000, serta dilampirkan salinan ID/ KTP/ Paspor penjamin dan kontaknya
  3. Bagi yang memiliki pengalaman bekerja di luar negeri wajib melampirkan sertifikat pengalaman kerja, VISA Kerja Bidang Perikanan dan cap imigrasi serta mengisi formulir
  4. Apabila bukan seorang nelayan, maka calon merupakan lulusan SMK/SUPM di bidang penangkapan ikan
  • Memiliki surat keterangan pelatihan vokasional/ kejuruan di bidang penangkapan ikan yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Kelautan dan Perikanan (LSP-KP)/ Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) / Institusi Pemerintah, dengan harus mencakup nama lembaga penyelenggara pelatihan, materi pelatihan, dan jumlah jam pelatihan (minimal 120 jam)
  • Memiliki sertifikat nasional dibidang penangkapan ikan yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Kelautan dan Perikanan (LSP-KP) atau Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)

Nantinya, untuk sistem pendaftaran, calon TKI diharuskan mendaftar secara online terlebih dahulu. Setelah itu calon peserta yang berhasil lolos ke tahap selanjutnya dapat mengikuti tes-tes yang ada, hingga nantinya akan ditempatkan. Sistem penempatan akan melalui mekanisme G to G dengan tersedia pada sektor formal, seperti kedua sektor di atas. 

Selanjutnya, TKI akan mengalami masa kontrak 3 tahun plus 1 tahun 8 bulan untuk perpanjangan. Calon TKI juga dapat memiliki tingkat level gajinya, meski pada akhirnya perusahaan yang menentukan. Sektor dan kota penempatan juga dipilih oleh calon pekerja. Sedangkan, sistem kerja akan diurus oleh HRD Korea dan selama itu Anda dapat tinggal wisma perusahaan.

Untuk masalah penawaran gaji, gaji dasar TKI di Korea adalah sebesar 1,35 juta Won atau kisaran 14 juta Rupiah. Hal ini belum termasuk disediakannya tempat tinggal plus makan dua kali. Selain itu, tersedia juga asuransi yang sangat memadai. Korea juga menetapkan sistem penggajian lembur. Sehingga apabila pekerja rajin lembur, apalagi di hari libur, maka gaji yang diterima bisa mencapai 25 juta hingga 30 juta Rupiah per bulan.

Sudah tentu hal ini menggiurkan bagi Anda yang ingin mencoba peruntungan karir dan ingin menabung. Berminat mencoba? Silakan mendaftarkan diri Anda segera ke website resmi BNP2TKI.

Related Posts